Belajar Dimulai Sejak Lahir


Penelitian tentang kecerdasan otak menunjukkan bahwa untuk memaksimalkan kepandaian anak, stimulasi harus sudah dimulai dan diberikan sejak tiga tahun pertama dalam kehidupan  mereka. Semakin muda si anak diberikan latihan-latihan yang dapat mengembangkan pertumbuhan otaknya, semakin pintar ia kelak.

Clyde G Oberlander, konsultan pendidikan internasional mengatakan memulai latihan pada usia 5 tahun boleh dikatakan sangat terlambat. Pertumbuhan otak yang pesat terjadi sebelum usia 1 tahun. Secara faktual dapat dihitung bahwa lebih dari separuh jumlah sel dari 100ribu sel yang diperkirakan terdapat dalam gen manusia dipergunakan untuk memproduksi sel-sel otak. Bayi yang baru lahir mempunyai miliaran sel otak, jauh lebih banyak dari yang mereka dapatkan pada usia 3 tahun dan 2 kali lebih banyak dari sel-sel orang dewasa.

Rangsangan pancaindera dapat mempengaruhi pertumbuhan sel otak dan juga mempunyai andil untuk membuat sel-sel itu menjadi tumbuh atau mati. Seorang bayi yang tidak pernah mendengarkan suara-suara dan musik, meraba, merasakan sentuhan, mencium, melihat, lama kelamaan sel-sel otaknya akan melemah dan kemudian mati.

Stimulasi lingkungan terhadap perkembangan otak jauh lebih rumit dari yang diperkirakan. Rangsangan dari luar mempengaruhi sel-sel otak, simpul-simpul yang menghubungkan sel-sel tersebut dan mengatur bagaimana simpul-simpul tersebut saling bekerja dan berhubungan.

Orang dewasa, didalam otaknya memiliki daerah abu-abu seukuran kacang wallnut yang beratnya kurang dari 1kilogram yang terdiri dari miliaran sel otak dan triliunan simpul-simpul saraf otak. Jumlahnya bervariasi tergantung apakah sejak lahir ia mendapatkan stimulasi otak yang baik dari lingkungannya.

Stimulasi lingkungan ibarat pahatan yang bekerja membentuk sel-sel otak sehingga otak dapat berkembang dengan baik.  Waktu sangat penting! karena itu stimulasi yang  dimulai sejak usia dini sangat penting untuk perkembangan fungsi saraf-saraf lainnya.

Belajar, mengingat, perkembangan emosi dan respons terbentuk diawal-awal usia pada saat perkembangan otak mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Sumber: http://www.perempuan.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: