Stop Menyiksa Ginjal!


Tanpa disadari, kita makin sering terpapar zat-zat yang berbahaya. Tak jarang zat itu masuk melalui makanan. Salah satu bukti, ditemukannya zat formalin pada tahu, tempe, atau ikan segar. Bahkan, semangka  disuntik zat pewarna, atau sayur dan buah mengandung pestisida. “Orang yang sering terpapar bahan berbahaya tersebut bisa dipastikan akan menderita gangguan ginjal. Kapan terjadi, tergantung daya tahan tubuh masing-masing,” ungkap dr. Erik Tapan, salah seorang pendiri Indonesian Kidney Care Club.

Fakta seputar kesehatan ginjal berikut ini bisa membuat kita lebih peduli menjaga si ‘buah pinggang’ ini.
FAKTA
MAKAN BERLEBIHAN
Makan berlebihan akan membebani kerja ginjal. Jika Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan berkalori tinggi, maka harus diseimbangkan dengan pembakarannya. Karena itu, bila Anda mulai memasuki usia 35, disarankan mencoba pola diet vegetarian atau diet yang lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan.
Tetapi, urusan minum punya aturan sendiri. Karena tubuh memerlukan air untuk menjalankan fungsinya secara maksimal, maka kurang minum akan membuat aliran cairan di ginjal tidak lancar. Akibatnya, kotoran yang tersisa akan mengendap di dalam tubuh. Jadi, Anda tak perlu takut mengonsumsi air berlebihan, karena sisa-nya akan otomatis terbuang melalui urine, keringat, dan napas.

FAKTA
MUNCUL GEJALA = GAWAT
Penyakit ginjal tergolong silent disease yang pada tahap awal tak menampakkan tanda-tanda apa pun. Keluhan biasanya baru muncul saat kerusakan ginjal sudah mencapai setengah dari satu ginjal (atau 25% dari 2 ginjal total). Beberapa gejala yang biasa dirasakan adalah mual, lemas, sering mengantuk (namun susah tidur), kaki bengkak, dan mudah lelah. Dalam beberapa kasus tertentu, saat penderita merasakan tanda-tanda tersebut, ternyata fungsi ginjalnya sudah tinggal 25% saja.Ada pula pasien yang datang dengan keluhan awal, yaitu sakit di ulu hati (seperti keluhan sakit maag) dan sering cegukan. Namun, bukan berarti kalau lambung Anda sakit atau sering cegukan, maka Anda pasti menderita gangguan ginjal.

FAKTA
JANGAN SEPELEKAN INFEKSI SALURAN KEMIH
Jika mengalami infeksi saluran kemih, sebaiknya segera diatasi dan dijaga agar tidak kambuh kembali. Infeksi saluran kemih yang berkepanjangan ditengarai bisa menimbulkan gangguan ginjal di kemudian hari. Fakta lain yang mesti diwaspadai, wanita lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih dibandingkan pria.

FAKTA
TAK ADA OBAT GINJAL KRONIS
Seseorang lebih berisiko mengidap penyakit ginjal kronis bila memiliki garis keturunan penyakit ginjal, penyakit jantung pembuluh darah (koroner), menderita penyakit lupus, serta menderita diabetes dan hipertensi. Penyakit hipertensi, misalnya, bisa membuat pembuluh darah ginjal mengerut, sehingga aliran nutrisi ke ginjal terganggu. Lama-kelamaan, sel-sel ginjal pun rusak.
Sampai saat ini, belum ada metode apa pun yang bisa memperbaiki fungsi ginjal kronis. Jika sudah terjadi, yang bisa dilakukan hanyalah memperlambat perjalanan penyakit tersebut.

FAKTA
TES FUNGSI ORGAN SECARA BERKALA
Tes fungsi ginjal bisa dilakukan untuk mendapatkan kepastian tentang kesehatan ginjal kita. Tes ini dilakukan di laboratorium lewat pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin darah, serta pemeriksaan urine. Agar lebih akurat, lakukan konsultasi dengan dokter, sebelum dan sesudah menerima hasilnya. Sebaiknya dilakukan setahun sekali.
Jika tes menunjukkan hasil yang baik, belum berarti ginjal Anda benar-benar sehat. Ginjal baru dipastikan dalam kondisi prima, jika hasil tes gula darah dan tekanan darah juga dalam kondisi normal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: