Hati Seorang Pria


di ambil dari http://hendribun.blogspot.com/2006/07/hati-seorang-pria.html
Friday, July 28, 2006

Rupanya bukan hanya pria saja yang selalu mengeluh betapa rumit dan kompleksnya hati seorang wanita hingga dia bagaikan buah simalakama yang membuat sang pria serba salah dalam bersikap dan bertindak [selengkapnya silakan baca posting hati seorang wanita]. Dari sejumlah pengamatan dan kejadian nyata di lapangan, ternyata tidak kalah banyaknya wanita-wanita yang juga mengeluhkan hal yang sama: susah sekali memahami dan menyelami apa sebenarnya keinginan hati seorang pria. Bagi mereka, hati seorang pria juga misterius dan aneh. Ia juga layak disamakan dengan samudera yang kedalamannya susah untuk diukur, diibaratkan cakrawala yang tidak ketahuan di manakah ujung pangkalnya, disandingkan dengan angin yang entah berhembus dan bergerak ke mana sesuka hatinya. Tapi … benarkah demikian?

Sebenarnya sangat mudah untuk memahami dan mengerti hati seorang pria. Sangat simple dan sederhana. Kalau sempat membaca buku ‘Men from Mars, Women from Venus’, maka tidak akan sulit untuk mengetahui apa maunya seorang pria. Tapi, mungkin banyak yang lupa karena sering kenyataan berbeda dengan apa yang tertulis di sana, maka ijinkanlah saya mewakili kaum adam sedunia untuk memberikan tips dan trik yang sifatnya menyegarkan kembali bagaimanakah caranya menaklukkan dan membuat pria tidak mampu bertingkah dan berserah sepenuhnya🙂

Pertama, pria sebenarnya juga suka dengan perhatian-perhatian kecil yang tidak terduga. Istilahnya pintar-pintarlah memberikan kejutan dan hal-hal lain yang sanggup membuat sang pria kaget. Kejutan-kejutan itu tidak perlu spektakuler ataupun heboh, namun cukup dengan pernyataan yang menunjukkan bahwa kita care dengan dia.

Misalnya, sewaktu-waktu kirimlah SMS yang sekedar menanyakan kabar atau pun yang bersifat menyemangati. Pernah suatu hari, di dalam kejenuhan dan kecapekan karena kerjaan yang menumpuk, hape aku berbunyi tanda SMS masuk. Waktu aku lihat pengirimnya, dari sang istri. Awalnya sempat sebel, ngapain kirim SMS kala jam kantor, apa tidak tahu bahwa aku sedang sibuk dan repot? Namun ketika membaca isi SMS tersebut, bagaikan segelas air dingin di kemarau panjang memberikan kesegaran dan semangat baru kepadaku untuk bekerja. Dan … isi SMS tersebut masih aku simpan di memori hapeku sampai sekarang dan sering aku baca ulang kala badan rasanya lelah dan capek. Mau tahu isinya: papi, semangat yah … -mami + onga-

Selain SMS, perhatian bisa ditunjukkan dengan hal-hal kecil lain yang kelihatan sepele. Misalnya ketika seharian capek bekerja, di rumah sudah tersedia segelas minum dingin [bagi ibu-ibu yang tidak bekerja], ataupun kalau sama-sama kerja dan pulangnya bareng, sempatkanlah ambil gelas, sobek sebungkus minuman vit C, ke kulkas ambil es batu, aduk-aduk bentar, jadi deh. Dijamin, para pria akan kepincut dan tambah sayang. Hal lain misalnya, seraya santap makan malam, sempatkan diri untuk menyiapkan air hangat untuk mandi, dan beberapa kegiatan-kegiatan kecil lainnya [pikirkanlah secara kreatif hehehe …]

Pria kadang kelihatan diam dan cuek? Itu wajar saja. Berdasarkan penelitian yang mungkin udah sering kita dengar, perbandingan jumlah kata yang harus dikeluarkan dari mulut seorang pria dengan wanita adalah 1:5. Jadi jangan heran kalau kebanyakan pria sesampai di rumah lebih banyak diam, karena perbendaharaan dan keharusan jumlah kata yang dikeluarkan sudah habis digunakan di kantor.

Pria diam adalah sangat, sangat, dan sangat wajar. Masalahnya banyak wanita yang tidak mengerti dan tidak mau tahu. Karena selalu menganggap pria sama dengan wanita, jadi sering wanita menganggap pria berubah menjadi sosok yang misterius dan aneh. Hasilnya, banyak wanita yang mulai menuduh bahwa para pria sudah tidak peduli kepada mereka karena pelit memberikan komen dalam menanggapi cerita-cerita para wanita. Jangan lantas cepat menghakimi juga kalau pria udah mulai kurang perhatian karena kelihatan malas memberikan tanggapan. Atau yang parah mungkin ada yang mulai curiga dan menuduh, jangan-jangan sang pria-ku udah mulai punya seseorang di luar sana sehingga tidak care lagi dengan apa yang sudah ada. Alhasil mulaikah kasak kusuk, bertindak bagai detektif, serta melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu. BUKAN BEGITU. Semuanya hanyalah karena begitulah apa adanya …

Pria selalu menggunakan logika dalam melihat dan menghadapi sebuah persoalan. Berbeda dengan wanita yang menggunakan emosi dan perasaan, para pria sangat logis. Jadi jangan heran kalau pria juga lagi-lagi kelihatan kayak tidak peduli ketika ada masalah. Bukannya begitu, tapi memang begitulah pria selalu mencerna, mempelajari, menimbang-nimbang, sampai akhirnya menemukan sebuah pemecahan masalah yang menurutnya sangat mungkin dan logis.

Pernah suatu pengalaman seorang teman, saat itu entah kenapa anak perempuannya yang menginjak SMP minggat dan tidak pulang semalaman. Kebetulan aku hadir di sana, jadi aku bisa tahu persis beginilah bedanya pria dan wanita dalam menanggapi sebuah permasalahan. Sang ibu, dengan mata lembam dan bengkak serta isak tangis terus menerus berceloteh dan melontarkan kekuatirannya tentang anaknya, trus mulai menduga-duga jangan-jangan inilah, atau itulah, serta seribu satu macam kesimpulan awal berkecamuk di kepalanya.

Sedangkan sang bapak? Aku melihat dia hanya diam saja sambil berusaha bersikap rileks dan tentunya sibuk juga menelpon sana-sini. Yang aku heran sekaligus kagum adalah bagaimana dia menenangkan sang ibu dengan sejumlah argumen yang menurutku sangat-sangat logis, memberikan analisa mengapa anaknya bisa sampai minggat. Mungkin karena ini, itu, trus minggat ke sini, ke situ, ke sono, dan sejumlah kemungkinan yang ada dipaparkan begitu saja. Aku hanya mangut-mangut saja menyaksikan semuanya. Dan … tahu apa yang terjadi? Rupanya sang anak kesal karena pernah suatu hari tidak sengaja dimarahin, hingga berencana memberi pelajaran kepada ortu mereka dengan diam-diam menginap di rumah temannya yang letaknya hanya berbeda blok dengan rumahnya. So simple …

Bukan maksudku mengatakan sikap pria benar 100%. TIDAK. Tapi begitulah seorang pria yang sangat mengagungkan kemampuan berpikir dan analisanya. Tentu saja ada kelemahan dan kelebihan dari sikap pria yang satu ini. Untuk itulah diperlukan seorang wanita sebagai pendamping dan penyeimbang semuanya sehingga segalanya bisa berjalan benar. Sekali lagi, itulah apa adanya … jadi harap dimaklumi saja.

Pria kalau marah sukanya meledak-ledak? Hehehe … jangan heran deh, karena itulah sifat alami seorang pria. Mungkin ada pengaruh pendapat bahwa pria harus selalu lebih galak, makanya sebagai tanda kegalakan dan supaya mendapat respek, pria sering memilih cara marah yang dibuat seheboh, semeriah, dan sekeras mungkin. Tujuannya hanyalah satu: menunjukkan bahwa aku ini seorang pemimpin, jadi dengarkanlah aku.

Kalau amarah tersebut dilawan dengan cara keras juga, itu sama artinya menyiram api dengan bensin. Harga diri yang tinggi dari seorang pria akan bergejolak kala dia merasa mendapat pertentangan. Emosi yang meluap akan semakin bergelora saat dia menangkap dan mendapati sinyal adanya perlawanan. Jadi … berusahalah untuk berdiam diri sambil menunjukkan sikap mendengarkan. Bukan artinya kalah … BUKAN. Hanya tunjukkanlah sikap bahwa dia dihargai dan dianggap sebagai seorang leader. It’s enough. Niscaya, dengan cepat amarah itu akan hilang …

Pernah dapat pengalaman juga pria kalau marah bawaannya diammm saja? Hehehe .. repot yah. Sebenarnya itu hanyalah sebuah trik pria juga, supaya sang wanita mau mendekatkan diri seraya menguji sampai di mana wanita tersebut mau bersabar menghadapinya. Kalau menghadapi jenis pria ini, sangat mudah cara menaklukkannya. Dekatilah dia, sambil mengatakan sori, then bertindaklah sedikit kekonyolan yang biasanya sanggup memancing tawanya. Itu saja … dijamin dengan cepat kemarahan sang pria akan lumer …

Apa lagi yah? Hehehe … kayaknya udah cukup deh. Lagian kalau aku tulis lebih banyak lagi, posting ini akan jadi panjang sekali dan takut yang membaca akan menjadi bosan. Jadi kalau emang ada lagi yang kurang paham, silakan bertanya saja. Aku buka rubrik konsultasi kok, tidak 1 hari 24 jam, tetapi selama aku tidak sibuk saja, pasti aku berikan jawaban yang dijamin memuaskan hahahaha *emang ada yang tertarik bertanya?*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: