Anda & Suami Pasangan Sempurna?


Menurut psikolog Roslina Verauli, kriteria pasangan sempurna tidak hanya diukur dari seberapa banyak kegiatan romantis yang dilakukan oleh sepasang suami-istri, melainkan sejauh mana kebutuhan dan harapan masing-masing bisa terpenuhi.

TIPE MANAKAH ANDA BERDUA

Landasan dalam  memilih pasangan umunya berbeda-beda, karena itu, akhirnya terbentuk pasangan-pasangan dengan gaya dan tipe masing-masing. Nah, tipe pasangan manakah Anda dan suami?

JOINING-TIPE TAK TERPISAHKAN

Tipe pasangan suami-istri ini mempunyai hobi dan minat yang sama.

  • Keuntungan: Anda berdua memiliki kedekatan emosional yang sangat erat. Bagi Anda, ‘pasangan adalah sahabat’. Pasangan ini sangat menikmati kebersamaan berdua.
  • Kelemahan: Kedekatan ini juga mudah mengalami ‘gesekan’. Pasalnya, setiap orang butuh privasi, padahal Anda dan suami selalu menjalani aktivitas berdua.
    Agar Kemesraan tetap terjalin: Sesekali Anda perlu memiliki ruang gerak sendiri. Bagaimanapun, Anda tetap membutuhkan teman dari kalangan berbeda. Tetaplah menjalin hubungan dengan orang lain.

PARALEL – TIPE KERJA SAMA
Pasangan tipe ini memiliki minat yang berbeda, tapi tetap bisa melakukan aktivitas masing-masing di tempat berdekatan.

  • Keuntungan: Pasangan ini merupakan tim yang kompak. Kendati melakukan hal-hal yang berbeda, tujuan Anda berdua bisa tercapai dengan baik.
  • Kelemahan: Sayangnya, karena sudah merasa saling mengetahui apa yang harus dilakukan, pasangan tipe ini biasanya jadi kurang berkomunikasi.
    Supaya Makin Dekat: Ajaklah suami berdiskusi mengenai kesukaan Andaberdua. Di samping menjalin komunikasi, cara ini juga membuat suami merasa dibutuhkan.


SEGREGATED – TIPE BERTOLAK BELAKANGe

Tipe pasangan ini memiliki kepribadian yang berbeda 180 derajat.

  • Keuntungan: Kebutuhan emosi masing-masing bisa terpenuhi, kendati tidak dilakukan bersama-sama. Ruang gerak yang Anda berdua miliki juga cukup luas.
  • Kelemahan: Untuk memahami kebutuhan pasangan memang cukup sulit. Karena itu, kedekatan emosional Anda berdua potensial menjadi renggang.
    Agar kemesraan terjalin: Pahami kebutuhan dan harapan suami. Ketahuilah, yang Anda butuhkan dan harapkan berbeda dari pasangan Anda. Karena itu, sebaiknya Anda lebih peka dan mencari tahu apa saja kebutuhan dan harapan pasangan. Cobalah Anda berdua bersikap saling terbuka.

Sumber: http://www.femina-online.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: